Formula Perhitungan Tarif Sewa (PMK 33/PMK.06/2012)

Disampaikan kepada para Satker bahwa dengan berlakunya Peraturan Menteri Keuangan nomor 33/PMK.06/2012 tentang Tata Cara Pelaksanaan Sewa Barang Milik Negara maka segala bentuk permohonan sewa agar tunduk pada Peraturan dimaksud, adapun sebagaian ketentuan yang perlu diketahui sebagai berikut :

  1. Penyewaan BMN dilakukan sepanjang tidak merugikan negara dan tidak mengganggu pelaksanaan tugas dan fungsi penyelenggaraan pemerintahan Negara (pasal 4 ayat 2);
  2. Persetujuan sewa diajukan oleh Pengguna Barang/Kuasa Pengguna Barang (sesuai batas kewenangan) kepada Pengelola Barang dengan melampirkan persyaratan antara lain (pasal 50):
    1. data usulan sewa (pasal 51 ayat 1);
    2. data BMN yang diusulkan untuk disewa (pasal 52);
    3. data calon penyewa (pasal 53);
    4. data transaksi Sewa yang sebanding dan sejenis yang ada di sekitar BMN yang diusulkan untuk disewakan (pasal 54); dan
    5. surat pernyataan dari Pengguna Barang dan Calon Penyewa (pasal 55).
  3. Dalam hal BMN yang diusulkan untuk disewakan berupa sebagian tanah dan/atau bangunan dan nilai buku BMN yang akan disewakan sampai dengan Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah), Pengguna Barang menyertakan usulan besaran sewa sesuai hasil perhitungan berdasarkan formula tarif Sewa (pasal 51 ayat 2);

Contoh perhitungan formula taris sewa dapat dilihat di sini (file .xls)

Lebih lengkap mengenai tata cara pelaksanaan sewa dapat dilihat pada PMK 33/PMK.06/2012

Perihal bmnsemarang
One Team, One Spirit, One Goal....

20 Responses to Formula Perhitungan Tarif Sewa (PMK 33/PMK.06/2012)

  1. Wawan Sulistiyono mengatakan:

    ASSLM..pak mau tanya kalau RUMAH GENSET itu masuk kode apa ya di BMN.terima kasih

    bmnsemarang
    Yth. Wawan Sulistiyono

    Secara spesifik dalam kodefikasi BMN tidak terdapat Rumah Genset, namun apabila dilihat dari spesifikasi dapat dikategorikan sebagai GUDANG, maka sebaiknya direkam sebagai Bangunan Gudang Lainnya dengan kode 4.01.01.02.999.

    • Wawan Sulistiyono mengatakan:

      pak bentuk nya rumah genset cuma kayak bentuk HALTE dan dikelilingi pagar besi aja pak.

      bmnsemarang
      Yth. Wawan Sulistiyono

      Memang pada setiap satker dimungkinkan berbeda bentuk fisik dari Rumah Genset, sepertihalnya di daerah Indonesia Timur, sebut saja wilayah Menado, banyak satker yang memeliki rumah genset hampir seluas Rumah Type 36. Untuk itu, agara ada keseragaman maka kami mengarahkan agar kode yag dipake masuk dalam golongan gudang. Demikian semoga membantu.

  2. Wawan Sulistiyono mengatakan:

    pak saya mau tanya masih masalah pengadaan GENSET dan RUMAH GENSET.
    Dikantor kami Pengadaan GENSET dan RUMAH GENSET dalam satu kontrak dengan masing-masing harga.dan untuk pembayaran menggunakan MAK 5321(Belanja modal Peralatan dan Mesin).untuk pencatatan GENSET ke Aplikasi BMN saya tidak ada kesulitan pak.Tapi untuk pencatatan RUMAH GENSET ke aplikasi BMN saya masih kesulitan pak…seumpama dicatat sebagai Bangunan Gudang Lainnya, sedangkan pembayaran menggunakan MAK 5321 bukan 5331 (belanja modal gedung dan bangunan).mohon solusinya pak….terima kasih

    bmnsemarang
    Yth. Wawan Sulistiyono

    Administrasi BMN pada dasarnya adalah memperhatikan fisik dari BMN dimaksud, tentunya tidak mungkin jika Operator menerima sebuah MEJA KERJA KAYU kemudian merekam dengan nama KURSI KAYU meskipun di kuitansi hanya menyebut satu set kursi. Begitu juga dengan permasalahan tersebut. Sudah tepat jika direkam sesuai dengan fisik dan peruntukannya. Terkait dengan belanja yang digunakan tinggal dijelaskan pada CALK. Yg perlu dilakukan adalah pada saat merekam pembelian melalui SIMAK BMN untuk perekapan SP2D cukup dilakukan sekali dengan nilai sebagaimana tercantum pada SP2D pada saat input pembelian untuk Genset saja, dan untuk rumah genset cukup nomor SP2D dengan nilai dikosongkan.

    • Asma mengatakan:

      mau tanya pak…..saya sebagai pemegang aplikasi SIMAK, baru 2-3 bulan dan langsung sensus BMN karena memang wakutunya kan…
      nah yg saya tanyakan, untuk rumah genset, pos satpam, parkiran tidak terdaftar di SIMAK…dan menurut penuturan orang2 lama itu adalah kesatuan proyek jaman dahulu tp tidak tercantum dlm proyek tsb, sehingga tidak ada juga di IMB dan KIB Gedung Utama..
      nah dimasukkan kertas kerja Sensus BMN g? terus kalo mau direkam, dasar nya apa…karena tidak ada di dokumen pengadaan???gmn, mengingat bangunan2 tsb terpisah, beda atap tp masuk dlm 1 hamparan tanah dg gedung utama kantornya….
      makasih…jzk njih kang

      bmnsemarang
      Yth. Asma

      Yang menjadi dokumen dasar untuk pelaksanaan sensus adalah daftar BMN yang ada di SIMAK BMN, namun jika dalam pelaksanaan ditemukan Barang Baru sepanjang jelas kepemilikannya dan dapat di taksir nilainya namun belum terekam dalam SIMAK dapat dimasukkan melalui saldo awal.

  3. febry mengatakan:

    Soal Sewa Kantin semi permanen :

    sesuai pasal 51 ayat 2, disebutkan bahwa “BMN yang diusulkan untuk disewakan berupa sebagian tanah dan/atau bangunan dan nilai buku BMN yang akan disewakan sampai dengan Rp500.000.000,00,
    Pengguna Barang menyertakan usulan besaran sewa sesuai hasil perhitungan berdasarkan formula tarif Sewa.

    pertanyaan :
    1. maksudnya nilai buku BMN yg akan disewa s/d 500.000.000, sedangkan untuk sewa kantin hanya seluas 20 m2, dgn harga pasaran 2 Jt / m2, apakah nilai buku tanah BMN keseluruhan (3M) atau hanya yg disewa aja +/- 40 jt ???

    2. apakah perlu menyampaikan juga transaksi sewa sejenis, sedangkan data untuk itu sangat sulit sekali …

    3. apakah bangunan jg perlu dihitung, mengingat bukan BMN

    4. bgmana cara menghitung besaran tarif sewa, kita pakai formula sesuai pmk, atau perhitungan lain

    mohon bisa sgr dibantu, mengingat ini temuan itjen & harus segera ditindaklanjuti,
    trims

    bmnsemarang
    Yth. Febry

    1. Nilai buku merupakan nilai terakhir (saldo Akhir) dari BMN di SIMAK dapat dilihat melalui laporan kondisi barang. Yang dimaksud pada padal 51 adalah keseluruhan luas BMN bukan hanya luasan yg akan disewa saja.
    2. Peraturan menghendaki demikian, kalo tidak sekitar BMN maka dapat se Kecamatan, atau se Kota.
    3. Jika bangunan bukan BMN maka tidak perlu diperhitungkan dalam sewa.
    4. Formula perhitungan tersedia dalam bentuk excel di tulisan ini

  4. Rohmani mengatakan:

    Mau tanya bagaimana cara perhitungan sewa untuk sebagian yg ada didalam gedung, contoh Mesin ATM yg ada digedung Rawat jalan

    bmnsemarang
    Yth. Rohmani

    Sewa yang dikenakan adalah sewa tanah+bangunan seluas tempat untuk ATM dimaksud, jika menggunakan ruang pembatas maka hitung luasnya sampai dengan pembatas, jika tidak ada pembatas maka dihitung dengan seolah-olah ada ruang pembatasnya.Terkait formula tarif sewa dapat dilihat di PMK 33/PMK.06/2012 atau pada blog ini di halaman Pengelolaan BMN

  5. Nikolaus Eko Budiyanto mengatakan:

    Selamat Malam Pak..

    Berkaitan dengan pengajuan sewa, Apakah ada format resmi/contoh surat untuk “surat pernyataan kesediaan dari calon penyewa untuk menjaga dan memelihara BMN serta mengikuti ketentuan yang berlaku selama jangka waktu sewa”?

    Terima Kasih atas tanggapannya..

    bmnsemarang
    Yth. Nikolaus Eko Budiyanto

    Untuk format baku belum ada, dapat dibuat sendiri seperti surat pernyataan pada umumnya memuat identitas penandatangan dan isi pernyataan sebagaimana tersebut.

  6. Ahdiat mengatakan:

    Selamat Siang Pak..
    Kalo untuk PDAM yang akan memasang pipa untuk utilitas apakah juga masuk kategori seperti dalam PMK ini ? kalo masuk masuk kategori apa Bisnis atau Non Bisnis ?

    bmnsemarang
    Yth. Ahdiat

    Menurut hemat kami, jika diatas jalur tersebut masih bisa dimanfaatkan oleh satker, maka terhadap penanaman tersebut tidak perlu dikenakan sewa.

  7. Kondester mengatakan:

    kalau kita mau menempati rumah dinas brapa harus bayar uang sewa dan bagaimana cara penghitungannya, Terima kasih.

    bmnsemarang
    Yth NA (mohon identitas yang jelas)

    Terkait sewa rumah negara mengacu pada Keputusan Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah No. 373/KPTS/2001 tentang Sewa Rumah Negara. Formula yang digunakan untuk sewa Rumah Negara ke PNS Sb=2,75%x[( Lb x Hs x Ns) x Fkb ] x Fk
    Sb : Sewa bangunan per bulan
    2,75% : Prosentase sewa terhadap nilai bangunan
    Lb. : Luas bangunan dalam meter persegi
    Hs. : Harga satuan bangunan per meter persegi (dapat dimintakan ke Dinas PU/Kintaru Kota/Kab Setempat)
    Ns : Nilai sisa bangunan/layak huni (60 %)
    Fkb : Faktor klasifikasi tanah/kelas bumi ( % )
    Fk : Faktor keringanan sewa untuk PNS (5 %)
    Untuk lebih lengkap baca Peraturan di atas.

  8. idham mengatakan:

    selamat siang dan salam sejahtera, saya ingin bertanya bagaimana cara menghitung tarif sewa kamar wisma yang dimiliki oleh instansi pemerintah sesuai dengan PMK NO.33 agar sesuai antara pemasukan PNBP dengan pengeluaran PNBP

    bmnsemarang
    Yth. Idham

    Silakan unduh file excel formula perhitungannya, dan lakukan sesuai petunjuk perhitungan. Dikarenakan tidak ada calon penyewa maka seluruh peruntukan di anggal bisnis (100%)

  9. Yan Ratianto mengatakan:

    Selamat siang,
    Saya dari koperasi menyewakan aset negara berupa gudang, dan apakah gudang tersebut dapat saya sewakan kembali kepada penyewa.
    tk.

    bmnsemarang
    Yth. Yan Ratianto

    Dalam PMK 78/PMK.06/2014 pasal 137 ayat (1) menyebutkan bahwa “Mitra Pemanfaatan dilarang mendayagunakan BMN objek Pemanfaatan selain untuk peruntukan
    Pemanfaatan sesuai perjanjian”. Hemat kami sepanjang digunakan untuk kepentingan sebagaimana di perjanjian maka hal tersebut dapat dilakukan. Yang dilarang adalah menjaminkan atau menggadaikan BMN objek Pemanfaatan (Pasal 137 ayat 2).

  10. anlina mengatakan:

    Bagaimana cara menghitung sewa mesin/peralatan (BMN) untuk bisnis?

    bmnsemarang
    Yth. Anlina

    Belum ada formula baku untuk menghitung sewa peralatan mesin, satker dapat menghitung sendiri dengan tetap memperhatikan azas kewajaran.

  11. teguh mengatakan:

    Pak sy mau tanya, bagaimana menentukan besaran tarif sewa fasilitas gedung (ruang kelas/aula, penginapan/asrama, dll) milik pemerintah yg kbtln sdh dihibahkan ke pemerintah daerah, kbtln tarifnya tidak/belum diatur dalam perda. rencana kami gunakan untuk pelatihan masyarakat, kegiatan dari anggaran kementerian, pelaksana dinas/skpd, selama 1 bulan. Terima kasih.

    bmnsemarang
    Yth. Teguh

    Peraturan terkait Pemanfaatan (sewa) yang ada hanya untuk BMN, terkait sewa untuk Barang Milik Daerah, jika belum diatur oleh Perda/Pergub, silakan saja jika akan menggunakan Formula Perhitungan yang telah ada untuk BMN.

  12. budi paksa mengatakan:

    Yth.Pak Teguh.
    Pak saya mau tanya kalau perhitungan untuk penggunaan PJU disewa untuk penempatan sarana lain apakah regulasi dan perhiyungannya.

    budi/bdg

    bmnsemarang
    Yth. Budi Paksa

    Sambil menunggu jawaban dari Pak Teguh, mungkin bisa baca-baca PMK nomor 78/PMK.06/2014 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pemanfaatan BMN khususnya untuk kerja sama infrastruktur.

  13. Agus Tri P mengatakan:

    Selamat pagi
    Terkait besaran sewa rumah dinas negara menggunakan rumus Sb=2,75%x[( Lb x Hs x Ns) x Fkb ] x Fk

    Terkait penetapan nilai Hs, kami agak kesulitan mendapatkannya di Dinas Pekerjaan Umum, Bisakah kami minta bantuan data terkait Hs pada tahun 2014 ini di kota semarang?
    Terima kasih

    bmnsemarang
    Yth. Agus Tri P.

    Terkait dengan besaran Harga Satuan Standar Bangunan/m2, kami tidak memiliki informasi tersebut dikarenakan ijin sewa Rumah Negara tidak ditetapkan oleh Pengelola Barang.

  14. iman hendri mengatakan:

    selamat sore
    pak saya mau tanya klo utk penempatan mesin minuman otomatis (vending mesin) seperti di bandara dan tempat pelayanan publik lainnya.apa diberlakukan sewa juga pak?
    terima kasih

    bmnsemarang
    Yth. Iman Hendri

    Sepanjang ditempatkan di atas tanah dan/atau bangunan BMN maka seyogyanya dikenakan sewa.

  15. ince huda mengatakan:

    siang pa/bu…saya dr pemerintah daerah,,mau tanya apa wajib harus mengikuti perhitungan sesuai pmk…krn kondisi daerah kami njop per meter tanah msh sangat rendah…berkisar Rp.10.000 per meter persegi…mohon penjelasan…trimakasih

    bmnsemarang
    Yth. Ince Huda

    Petunjuk tentang BMD secara umum tunduk pada PP 27/2014 namun semestinya ada aturun turunannya yang diterbikan oleh Kemnterian Dalam Negeri atau Pemerintah Daerah setempat. Namun sepanjang belum silakan saja merujuk aturan yang telah ada.

  16. Yuvita Fitriana mengatakan:

    Maaf pak, saya ada pertanyaan:
    1. Bolehkah bangunan kantor (gudang) yang tidak digunakan untuk tupoksi (idle) dimanfaatkan untuk tempat tinggal? Bagaimana ketentuannya?
    2. Jika ada rumah negara yang tidak dihuni, siapa yang harus membayar tagihan listriknya? Terima kasih atas jawabannya..

    bmnsemarang
    Yth. Yuvita Fitriana

    Kami himbau bahwa sebaiknya penggunaan BMN sesuai peruntukannya. Jika ada BMN yang tidak digunakan atau tidak dibutuhkan lagi maka sesuai ketentuan peraturan perundangan wajib diserahkan ke Pengelola Barang. Terkait rumah dinas, sepanjang tidak ditempati maka beban pemeliharaan ditanggung oleh Kantor termasuk listrik dan air.

  17. yos rizal mengatakan:

    di upt kami akan menghapus bmn bagaimana cara menghitung nilai tafsirannya contoh,ac,mesin ketik,lemari besi,meja kayu,kursi besi tolong minta rumusnya pak

    bmnsemarang
    Yth. Yos Rizal

    Untuk perhitungan nilai taksiran terhadap peralatan kantor seperti tersebut dapat memintakan kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota/Kab. setempat.

  18. Ilham mengatakan:

    Slamat Malam Pak, mau tanya, kami adalah satker BLU apakah satker wajib menyetorkan hasil sewa ke bendahara umum negara sesuai yg di atur di PMK 33/p.60/2012, sedangkan hasil sewa itu menurut saya adalah PNBP yg dapat di gunakan langsung oleh satker BLU. trimakasih sebelumnya atas pencerahannya.

    bmnsemarang
    Yth. Ilham

    Jika yang disewakan BMN (bukan hasil BLU) maka terhadapnya harus dimintakan Ijin kepada Pengelola Barang dan hasil sewa di setor ke Kas Negara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: