Perubahan Kode Eselon I Kementerian Agama [Jilid 2]

Diberitahukan kepada seluruh Satker di lingkungan Kementerian Agama. Terkait dengan adanya kebijakan perubahan kode Eselon I tentunya akan merubah seluruh kegiatan administrasinya. Untuk itu, agar diperhatikan hal-hal sebagai berikut :

  1. Perhatikan petunjuk perubahan yang telah ada pada Kementerian Agama.
    contoh:
    Untuk MAN SALATIGA dengan kode awal 025.01.0300.416930.000.KD, sesuai DIPA yang ada tahun 2011 maka kode eselon I berubah menjadi 04 Ditjen Pendidikan Islam. Maka bisa dipastikan bahwa seluruh BMN yang dikuasai MAN SALATIGA berupa sarana dan prasarana penunjang sekolah yang semula dengan kode 01 bisa langsung dikonversi ke kode 04 (untuk petunjuk konversi baca di tulisan sebelumnya). Jika ternyata MAN SALATIGA mendapat DIPA satu lagi dengan kode eselon I adalah 11 untuk Badan Penelitian Pengembangan dan Pendidikan Pelatihan maka untuk kode kedua bisa dipastikan tidak memiliki saldo awal BMN, kecuali bersamaan dengan DIPA turun ada dropingan BMN dari Pusat maka MAN SALATIGA membuat user baru pada SIMAK BMN untuk kode satker Eselon I yang kedua (11). Dan jika ada belanja modal untuk kode satker ke dua maka harus tetap direkam menggunakan SIMAK yg berbeda sesuai kode satker masing-masing. Sehingga untuk rekonsiliasi semester I tahun 2011 MAN SALATIGA harus melakukan rekonsiliasi untuk ke dua satker dimaksud.
  2. Jika satker adalah Wilayah Kemanterian Agama, maka seluruh BMN semula administrasinya di kumpulkan pada Satker dengan kode eselon I adalah 01 (Sekjen Kemenag) yang kemudian dapat dilakukan transfer keluar di periode berjalan disesuaikan dengan pembagian DIPA yang ada, kecuali untuk satker yang dari awal telah aktif dengan kode eselon I selain 01. Kemudian untuk Satker penerima DIPA dengan kode selain 01 masing-masing mengaktifkan SIMAK-BMN dan melakukan tranfer masuk sesuai dengan pembagian masing-masing satker dari yang sebelumnya dengan kode 01. Untuk perhatian bahwa setiap melakukan transfer keluar dan tranfer masuk BMN agar dibuat berita acara serah terima-nya, sebagai dasar untuk meng-input-kan dalam SIMAK-BMN
  3. Dalam hal DIPA tahun 2011 tidak memiliki belanja modal dan tidak ada tranfer BMN maupun dropingan BMN dari pusat, maka untuk satker tersebut tidak perlu melakukan rekonsiliasi dengan KPKNL, namun tetap dibuat keterangan bahwa untuk DIPA berjalan tidak ada belanja modal yang ditandatangani Kepala Satker dengan melampirkan fotocopy DIPA tersebut dan disampaikan ke KPKNL.

Demikian disampaikan, jika ada hal-hal yang baru terkait dengan kebijakan perubahan kode eselon I di lingkungan Kementerian Agama akan segera kami informasikan.

Terima kasih

About these ads

Perihal bmnsemarang
One Team, One Spirit, One Goal....

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 72 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: